Menghitung Standar Deviasi Sampel dengan Microsoft Excel | Rumus Statistik

Menghitung Standar Deviasi Sampel dengan Microsoft Excel

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas teori dan contoh penghitungan standar deviasi sampel. Tulisan tersebut bisa dilihat di "varian dan standar deviasi". Pada tulisan ini akan dibahas mengenai penghitungan standar deviasi sampel dengan menggunakan Microsoft Excel.

Data yang akan digunakan dalam penghitungan ini adalah data yang sama dengan penghitungan pada contoh sebelumnya, yaitu tinggi badan siswa dalam satuan cm. Data tinggi badan siswa tersebut adalah sebagai berikut.

172, 167, 180, 170, 169, 160, 175, 165, 173, 170

Sebelum menghitung standar deviasinya, data diinput terlebih dahulu ke dalam sheet Microsoft Excel. Hasil input data adalah sebagai berikut.

Dari hasil input data tersebut, tampak bahwa data tinggi badan yang akan dihitung standar deviasinya berada pada kolom-baris D5 sampai D14, atau biasa ditulis D5:D14.

Penghitungan varian sampel dengan Microsoft Excel menggunakan fungsi STDEV.S, dengan syntax-nya STDEV.S(Number 1, [Number 2], ... ). Oleh karena itu, syntax penghitungan varian untuk data tinggi badan menjadi =STDEV.S(D5:D14). Penulisan syntax dilakukan di kolom-baris di luar data. Pada contoh ini syntax-nya ditulis di kolom-baris D15.

Selanjutnya itu tekan ENTER, maka selanjutnya akan muncul varian sampel.

8 Komentar untuk "Menghitung Standar Deviasi Sampel dengan Microsoft Excel"

kenapa kita menggunakan formula stdev.s apakah stdev.p juga bisa digunakan untuk data ini ?

STDEV.S digunakan jika kita menghitung standar deviasi menggunakan data sampel. Jika kita menghitung standar deviasi menggunakan data populasi maka syntax yang digunakan adalah STDEV.P.

misal kiata punya data harian 30 tahun , trus kita mau mencari std nya, kita harus memakai stdv.s atau stdv.p?

dalam perhitungan kapabilitas proses dengan menggunakan minitab, ada data overall dan within. saya mau menanyakan rumus standar deviasi untuk within itu apa?

Apakah cara menghitung SD untuk data yg berdistribusi tdk normal sama dgn data normal?

Ya, sama. Rumusnya tidak terpengaruh jenis distribusi data.

apakah menghitung SD data tunggal dan data kelompok berbeda atau sama?

Pada prinsipnya sama, tapi karena bentuk datanya berbeda, jadi cara untuk menghitungnya juga berbeda.