Rata-rata Ukur (Geometrik)

Rata-rata ukur (geometrik) adalah rata-rata yang diperoleh dengan mengalikan semua data dalam suatu kelompok sampel, kemudian diakarpangkatkan dengan jumlah data sampel tersebut. Secara matematis rata-rata ukur (geometrik) dirumuskan seperti berikut ini.

 

Atau rumus tersebut bisa diringkas menjadi:


Penghitungan rata-rata ukur (geometrik) juga bisa dihitung dengan menggunakan logaritma. Rumusnya adalah sebagai berikut.


Keterangan:
G = rata-rata ukur (geometrik)
n = jumlah sampel
∏ = kegunaannya hampir sama dengan ∑, bedanya ∑ digunakan untuk penjumlahan, sedangkan ∏ digunakan untuk perkalian
xi = nilai sample ke-i

Contoh:

Diketahui data suku bunga tabungan beberapa bank adalah sebagai berikut.

6.75,  5.75,  6.50,  6.25,  6.25,  6.10,  5.70,  5.90,  6.25,  5.60

Berapakah rata-rata ukur (geometrik) suku bunga bank-bank tersebut?

Jawab:

Rata-rata ukur (geometrik) bisa dihitung dengan menggunakan rumus pertama atau kedua. Cara penghitungannya adalah sebagai berikut.




    G = 6,095

Jika menggunakan rumus yang ketiga, cara penghitungannya adalah sebagai berikut.






  G = antilog(0,7849769756) = 6,095

Hasil tersebut bisa dibuktikan dengan menggunakan Microsoft Excel di halaman Menghitung Rata-rata Geometrik Dengan Microsoft Excel.

Penghitungan menggunakan logaritma biasanya dilakukan jika jumlah data cukup banyak sehingga membuat hasil perkalian pada rumus pertama menjadi sangat besar dan menyulitkan. Untuk mengurangi hitungan yang terlalu besar maka digunakanlah logaritma.

Share:

2 komentar:

  1. assalamualaikum,
    saya mau tanya dong, kalo ratarata ukur rumus untuk data tunggal dan data yang berkelompok itu perbedaannya dimana yaa ? saya mau tau.
    terimakasih.

    BalasHapus
  2. Saya mau minta contoh rata2 ukur dan rata2 hitung.yang membedakan rata2 ukur tepat berfungsi sebagai rata2 dari pada rata rata hitung

    BalasHapus